Dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan dan Penyampaian Informasi/Data Terkait Peningkatan Investasi dan Sarana Pendukungnya.

Rapat ini membahas langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh oleh pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mendorong peningkatan investasi di wilayah Jombang. Fokus utama adalah inventarisasi permasalahan yang dihadapi dan penyusunan solusi konkret, serta penguatan kolaborasi antarinstansi dan investor untuk mendukung pengembangan kawasan industri dan sarana pendukung lainnya.

Rapat dihadiri oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait, serta investor dan pengembang kawasan industri, yaitu Javafortis dan PT Intiland. Keterlibatan langsung investor dalam rapat ini menjadi langkah positif untuk membangun sinergi antara sektor publik dan swasta.

Rapat koordinasi dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025, bertempat di Ruang Mustadjab Sekretariat Kabupaten Jombang.

Investasi merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semakin banyaknya investor yang berminat, diperlukan kesiapan dari sisi infrastruktur, regulasi, dan informasi yang akurat. Rapat ini menjadi forum untuk menyelaraskan data, menyampaikan hambatan di lapangan, dan merancang langkah percepatan dalam pengembangan investasi.

Tujuan utama rapat ini adalah untuk:

Menginventarisir permasalahan yang dihadapi dalam peningkatan investasi, menyusun solusi yang dapat segera ditindaklanjuti, memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lembaga, menyediakan informasi dan data pendukung yang valid dan terintegrasi.

Hasil dari rapat koordinasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan langkah konkret, termasuk penyelarasan data investasi lintas OPD, percepatan penyediaan infrastruktur pendukung, serta penguatan kerja sama dengan investor kawasan industri. Pemerintah Kabupaten Jombang juga berkomitmen untuk terus memfasilitasi kebutuhan teknis dan administratif guna menarik investasi masuk secara lebih luas dan berkelanjutan.